Jumat, 29 Agustus 2008
Akhirnya...kebuka juga!
Hehe...setelah 5 bulan di Kalimantan...kebuka juga blogger ni...3 x bolak-balik warnet, baru keinget nama+passwordnya...wekekek=p
Minggu, 02 Desember 2007
Mau kemana abis ini?
6 taun lewat dengan semua warna bercampur di dalamnya
Tiba waktunya buat melangkah...
Setelah UKDI lulus (alhamdulillah), trus mau ngapain?
Yang pasti sih nunggu STR. Trus kalo STR uda turun mau apa?
Mau PTT? PTT-nya dimana?
Mau ngisi klinik? Kliniknya dimana?
Mau S-2? S-2 apa?
Mau PPDS? PPDS apa? Uangnya dari mana?
Mau nikah? Sama siapa?
Haha...inilah pertanyaan yang selalu muter"di otak menjelang, ketika, sesudah sumpah dokter.
Duuh Gusti, bade dicandak kamana abdi teh?=/
Tiba waktunya buat melangkah...
Setelah UKDI lulus (alhamdulillah), trus mau ngapain?
Yang pasti sih nunggu STR. Trus kalo STR uda turun mau apa?
Mau PTT? PTT-nya dimana?
Mau ngisi klinik? Kliniknya dimana?
Mau S-2? S-2 apa?
Mau PPDS? PPDS apa? Uangnya dari mana?
Mau nikah? Sama siapa?
Haha...inilah pertanyaan yang selalu muter"di otak menjelang, ketika, sesudah sumpah dokter.
Duuh Gusti, bade dicandak kamana abdi teh?=/
Senin, 12 November 2007
Pendaftaran CPNS Depkes 2007
Ada yang berminat jadi pns depkes? bisa dibuka di ropeg-depkes.or.id tapi ujubuneng susah banget! Betapa beruntung orang yang bisa membukanya=p a juga cuma berhasil download format pdfnya aja tapi alokasinya g berhasil... ada yang mau filenya?hehe.
Jangan lupa pendaftarannya cuma ampe 22 November 2007. DAn sayangnya a belum bisa daftar karena butuh STR, padahal UKDInya lulus ato ganya baru diumumin tgl 22 november 2007. Sedih juga ni...=(
Jangan lupa pendaftarannya cuma ampe 22 November 2007. DAn sayangnya a belum bisa daftar karena butuh STR, padahal UKDInya lulus ato ganya baru diumumin tgl 22 november 2007. Sedih juga ni...=(
Selasa, 18 September 2007
Alhmdlh bisa ikut ukdi oktober
Seneng banget! setelah perjuangan panjang, bt-btan, sempet putus harapan, penuh prasangka sama dekanat, berpikiran buruk akhirnya dikabulin juga do'anya bisa ikut UKDI oktober, g usa nganggur 8 bulan=) tapi itu juga mesti lulus ya...hehe secara tadi TO banayk banget soal yang lupa" y...
Tapi tetep berusaha ya bu dokter;p
Tapi tetep berusaha ya bu dokter;p
Kamis, 16 Agustus 2007
Untuk apa belajar susah-susah?
Alkisah di sebuah siang yang panas di kota Bandung, seorang bocah sedang berjalan di bawah terik matahari. ceritanya si bocah ni lagi jalan di daerah Pasteur yang dulu begitu teduh, namun kini keteduhan hilang digantikan oleh kekokohan jalan layang.
Seperti yang telah kita ketagui bersama saudara-saudara, di Bandung kota kembang ini begitu banyak pengamen, pengemis, mulai dari anak ingusan (beneran ngeluarin ingus lho...=/) sampai kakek-kakek yang mungkin uda terserang Osteoatritis atau mungkin demensia. Kembali ke kisah bocah tadi, ia berpapasan dengan segerombol pengamen yang baru selesai melaksanakan tugas "mulianya" menghibur orang yang lagi ngantuk di angkot, yang sedang membanting sesuatu ke jalan. Penasaran ni si bocah, dalam benaknya "Apa ya yang dilempar?"
Meliriklah sang bocah yang kepanasan ini..."Eits, uang Rp 50,00 rupanya..."
Hmm...hawa-hawa bingung menyeruak di kepala sang bocah, ia penasaran kenapa uang itu dibuang? Sudah tidak bernilaikah? Atau mereka sudah mempunyai uang begitu banyak hingga membuang"uang? Lalu jika uangnya uda banyak kenapa masih capek"ngamen?
Enam tahun sang bocah belajar, memutar otak, menguras tenaga, menyimpan begitu banyak tangya di hati, memupuk begitu banyak asa di kalbu, bahkan hidup dengan begitu banyak penyesalan tentang kesalahan yang diperbuatnya selama pendidikan dengan mengorbankan nyawa orang. Aargh...sang bocah bingung! Lelah dengan hati yang semakin mati, tak bereaksi ketika Izrail sedang mencabut nyawa yang lain...
Untuk apa semua itu? Jika ternyata banyak orang dengan mudahnya membuang 2 keping uang yang akan ia cari setelah 6 tahun mengenyam pendidikan (he...tapi ntar bermiliar-miliar keping, buat investasi surga=p). Padahal ketika ia bergulat dengan bisturi, depper, chromic, nylon, di saat yang sama pengamen sedang memaki dan membuang kepingan uang yang begitu bnayak orang cari, termasuk dirinya...
Aah...sang bocah kembali berpikir, tidak hanya untuk itu ia berlelah-lelah, tapi demi sebuah kepercayaan dari Yang Maha Dipercaya bahwa Insya Allah, ada kebaikan di setiap hembusan nafas, setiap kedipan mata, setiap sinaps yang berloncatan di sel-sel sarafnya, setiap gerakan tangannya... Insya Allah, jika niat selalu diluruskan, jika azzam selalu diperkuat...
Ayo semangat bocah!!! =D
Seperti yang telah kita ketagui bersama saudara-saudara, di Bandung kota kembang ini begitu banyak pengamen, pengemis, mulai dari anak ingusan (beneran ngeluarin ingus lho...=/) sampai kakek-kakek yang mungkin uda terserang Osteoatritis atau mungkin demensia. Kembali ke kisah bocah tadi, ia berpapasan dengan segerombol pengamen yang baru selesai melaksanakan tugas "mulianya" menghibur orang yang lagi ngantuk di angkot, yang sedang membanting sesuatu ke jalan. Penasaran ni si bocah, dalam benaknya "Apa ya yang dilempar?"
Meliriklah sang bocah yang kepanasan ini..."Eits, uang Rp 50,00 rupanya..."
Hmm...hawa-hawa bingung menyeruak di kepala sang bocah, ia penasaran kenapa uang itu dibuang? Sudah tidak bernilaikah? Atau mereka sudah mempunyai uang begitu banyak hingga membuang"uang? Lalu jika uangnya uda banyak kenapa masih capek"ngamen?
Enam tahun sang bocah belajar, memutar otak, menguras tenaga, menyimpan begitu banyak tangya di hati, memupuk begitu banyak asa di kalbu, bahkan hidup dengan begitu banyak penyesalan tentang kesalahan yang diperbuatnya selama pendidikan dengan mengorbankan nyawa orang. Aargh...sang bocah bingung! Lelah dengan hati yang semakin mati, tak bereaksi ketika Izrail sedang mencabut nyawa yang lain...
Untuk apa semua itu? Jika ternyata banyak orang dengan mudahnya membuang 2 keping uang yang akan ia cari setelah 6 tahun mengenyam pendidikan (he...tapi ntar bermiliar-miliar keping, buat investasi surga=p). Padahal ketika ia bergulat dengan bisturi, depper, chromic, nylon, di saat yang sama pengamen sedang memaki dan membuang kepingan uang yang begitu bnayak orang cari, termasuk dirinya...
Aah...sang bocah kembali berpikir, tidak hanya untuk itu ia berlelah-lelah, tapi demi sebuah kepercayaan dari Yang Maha Dipercaya bahwa Insya Allah, ada kebaikan di setiap hembusan nafas, setiap kedipan mata, setiap sinaps yang berloncatan di sel-sel sarafnya, setiap gerakan tangannya... Insya Allah, jika niat selalu diluruskan, jika azzam selalu diperkuat...
Ayo semangat bocah!!! =D
Minggu, 05 Agustus 2007
tes...tes...tes...
Minggu pertama di bandung ni!setelah di sumedang sebulan (hehe, baru juga sebulan!=p)
Ngetes komputer baru...di kantor babeh=p sambil ngdownload musik new age (aduh...jadul banget y babehku...=/)
Very nice to see a computer again...(emangnya di Sumedang gada komputer y?secara liatnya laptop mulu). He, di sumedang hanya melihat sejalan kota, sekumpulan ibu gravida dan gerombolan ibu partus, kadang-kadang ibu abortus juga yang perlu dikuret. Aduh, tampak sakit ngebayanginnya.
Uda dulu ya...si babeh pengen ngikut ngeblog. Ga mau kalah aja=<
Ngetes komputer baru...di kantor babeh=p sambil ngdownload musik new age (aduh...jadul banget y babehku...=/)
Very nice to see a computer again...(emangnya di Sumedang gada komputer y?secara liatnya laptop mulu). He, di sumedang hanya melihat sejalan kota, sekumpulan ibu gravida dan gerombolan ibu partus, kadang-kadang ibu abortus juga yang perlu dikuret. Aduh, tampak sakit ngebayanginnya.
Uda dulu ya...si babeh pengen ngikut ngeblog. Ga mau kalah aja=<
Sabtu, 28 Juli 2007
pindah blog
hmm, berhubung blog kemaren entah kenapa sulit buanget dibuka dan multiply mulai ga enak dipakenya...hehe, piss n_nv jadinya a buat aja yang baru, sekalian memperingati kehidupan baru sebagai dokter magang (he, apa hubungannya y?!=p)
Langganan:
Komentar (Atom)
